Beberapa Teknologi Canggih yang Perlahan Menghilang, Salah Satunya Cahaya Bintang

Beberapa Teknologi Canggih yang Perlahan Menghilang, Salah Satunya Cahaya Bintang! Penemuan-penemuan baru digunakan untuk menunjang kehidupan manusia terus menerus ada. Di mana, penemuan tersebut berpengaruh pada segala aspek kehidupan. Berbagai macam penemuan tersebut berguna untuk mempermudah pekerjaan manusia. Seperti penemuan alat komunikasi yang mempermudah komunikasi orang-orang. Penemuan alat transportasi yang berguna untuk melakukan perjalanan jauh dan lain sebagainya. 


Untuk bisa menemukan penemuan-penemuan tersebut diperlukan waktu, biaya, dan alat yang memadai. Sehingga, penemuan yang didapatkan benar adanya dan yang utama adalah bisa memberi manfaat bagi kehidupan masyarakat dunia. Salah satu penemuan yang paling menunjang adalah penemuan teknologi yang setiap hari pasti ada. Penemuan tersebut menyadarkan kita bahwa betapa pentingnya kemajuan dunia diiringi dengan banyaknya penemuan yang terus dikembangkan. Namun, ada beberapa penemuan yang justru untuk saat ini perlahan menghilang. Apa saja itu? Berikut ulasannya.

Api Archimedes
Archimedes merupakan ilmuan matematika yang berasal dari Syracuse. Memiliki kecerdasan dan keahlian membuatnya mampu menciptakan senjata mutakhir. Dalam sejarah tercatat bahwa Archimedes berhasil menghancurkan kapal-kapal musuh hanya dengan menggunakan cermin yang memiliki sudut tertentu. Kapal-kepal tersebut hangus dalam hitungan detik saja. Hal itulah yang mengilhami ilmuan lain untuk menciptakan ulang penemuan tersebut. Sayangnya, teknologi canggih ini hampir punah.

Cahaya Bintang
Maurice Ward merupakan ahli kimia yang berhasil menemukan sebuah material tahan panas. Material ini dikenal dengan sebutan starlite. Starlite ditemukan pada tahun 1970-an dengan tidak disengaja. Di mana, pada saat itu Maurice Ward sedangmembuat produk perawatan rambut. Pada tahun 1993,  dalam sebuah acara, Maurice Ward melapisi sebuah telur dengan starlite dan telur tersebut dibakar konstan selama 10 menit. Ternyata saat dipecah, telur itu masih mentah. Dalam kejadian tersebut dapat disimpulkan, bahwa starlite dipercaya mampu melindungi manusia dari panasnya ledakan nuklir.

Hanya saja, teknologi canggih temuan dari Maurice Ward ini tidak pernah dikembangkan. Hal ini dikarenakan, Maurice Ward sendiri tidak pernah bekerjasama dengan perusahaan manapun untuk memproduksi starlite. Sehingga, saat beliau meninggal pada tahun 2011, starlite harus hilang begitu saja. Meskipun si ilmuan pernah mengatakan bahwa keluarga dekatnya mengetahui proses fabrikasina, tapi baik istri maupun anaknya tidak menunjukkan tanda bahwa mereka mengetahui proses produksinya.

Beton Romawi
Beton Romawi merupakan jenis semen paling kuat yang pernah ada. Di mana, resepnya sendiri termasuk abu vulkanis yang mencegah keretakan di dalam materialnya. Kekuatan beton romawi dibuktikan dengan masih berdirinya beton ini dengan kokoh walaupun usianya sudah setua Romawi Kuno itu sendiri. Semen itu digunakan sebagai bahan dasar dari pembangunan Pantheon. Hanya saja, saat ini tidak ditemukan semen Romawi lagi dan tidak ada yang memproduksinya. Padahal teknologi ini sangat berguna bagi pembangunan di dunia.

Teori Konspirasi ‘cold fusion’ 
Teknologi canggih lainnya yang sudah mulai punah adalah cold fusion. Cold fusion sendiri disebut sebagai tipe energi yang dihasilkan ketika hidrogen berinteraksi dengan berbagai logam. Salah satu pendukung dari penelitian ini adalah Eugene Mallove. Dia beranggapan bahwa ada hasil energi dari beberapa percobaan. Hanya saja, penemuan tersebut dipadamkan oleh para fisikawan yang menganggap bahwa cold fusion adalah ilmu remeh/gembel. Sehingga, membuat teori cold fusion lenyap begitu saja, ketika Mallove ditemukan tewas pada tahun 2004. Menurut kabar yang beredar, dia dibunuh oleh anak laki-laki dari pemilik rumah yang sebelumnya. 

Kaca Fleksibel
Selanjutnya, ada kaca fleksibel. Kaca yang satu ini berasal dari Romawi pada abad ke-4. Menurut kabar yang beredar, pada saat itu ada seorang pengrajin sekaligus ahli kimia yang datang ke Raja Tiberius Caessar. Pada saat it, dia membawa mangkuk. Namun, sang raja melempar mangkuk tersebut ke lantai. Hal menakjubkan pun terjadi, di mana mangkuk tersebut tidaklah pecah, hanya bengkok saja. Pengrajin tersebut membenarkan bengkokannya dengan memakai palu kecil dan mengakatakan bahwa hanya dia yang tahu cara membuat kaca tersebut. Hanya saja, karena raja takut jika material tersebut dapat menurunkan harga emas dan parak, pengrajin tersebut di hukum penggal. 

Sinar Kematian Tesla
Di tahun 1937, seorang ilmuan bernama Tesla  mengklaim telah mengerjakan sebuah senjata penembak energi langsung selama 40 tahun. Di mana, pada saat itu dia mengatakan bahwa senjatanya sudah didemonstrasikan dan digunakan. Dia juga mengatakan bahwa hanya butuh waktu sedikit lagi untuk menunjukkannya pada dunia. Hal ini membuat militer Amerika Serikat tertarik dengan teknologi canggih buatan Tesla ini. Namun, tidak ada yang mendukungnya dalam penemuan mukhtahir tersebut. Sehingga, teknologinya hilang bersamaan dengan kematian Tesla. 

Nah, itulah beberapa teknologi canggih yang sudah mulai menghilang seiring dengan kematian para penemunya. 
Beberapa Teknologi Canggih yang Perlahan Menghilang, Salah Satunya Cahaya Bintang Beberapa Teknologi Canggih yang Perlahan Menghilang, Salah Satunya Cahaya Bintang Reviewed by Abang Nji on 05.49 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.