GoPro PHK Karyawan Besar-Besaran, Ini Alasannya

Teknopartnner.Id - Pandemi Covid-19 yang relatif panjang & telah menyebar ke lebih dari 200 negara pada dunia. Tidak sedikit perusahaan yg mengalami surut ekonomi lantaran pengaruh endemi virus corona tersebut. Salah satunya adalah perusahaan kamera aksi ternama, GoPro.

Sebagai upaya buat mempertahankan bisnisnya pada tengah pandemi Covid-19 ini, GoPro mengumumkan adanya pemangkasan karyawan & mengganti model bisnisnya pada sejumlah wilayah.

Perusahaan asal California Alaihi Salam itu dikabarkan telah memangkas jumlah karyawannya ketika ini sebesar 20 %. Sebelumnya, pada 2016 kemudian GoPro telah mengurangi 1.500 karyawan menjadi kurang menurut 1.000.

Kemudian, pada bulan Maret tahun 2017 lalu, GoPro juga dikabarkan melakukan pemangkasan karyawan yang relatif akbar , yaitu sekitar 270 karyawan. Menurut vendor penghasil GoPro, PHK tersebut dilakukan buat memangkas pengeluaran perusahaan, menaikkan profit,

Sekarang, GoPro kembali memangkas sekitar 200 karyawan, yang diharapkan bisa menghemat biaya operasional  hingga 100 juta dollar AS. Selain itu, GoPro juga berencana memangkas biaya opersional di luar sumber daya manusia (SDM) pada 2021 mendatang, hingga 250 juta dollar AS.

BACA JUGA: Advan Luncurkan Infrared Thermometer - Lihat Spesifikasi dan Harganya

CEO GoPro, Nicholas Woodman mengatakan bahwa pandemi Covid-19 telah memaksa GoPro untuk mulai merubah gaya bisnis yang lebih efisien.

Metode penjualan secara langsung (tanpa distributor) akan dipakai di negara-negara dimana situs GoPro.com sudah mampu menarik pasar yang besar. Untuk memimpin pola bisnis barunya ini, GoPro menunjuk Aimee Lapic sebagai Chief Digital Officer GoPro. (Ded)

GoPro PHK Karyawan Besar-Besaran, Ini Alasannya GoPro PHK Karyawan Besar-Besaran, Ini Alasannya Reviewed by faizi3 on 00.02 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.